Minggu, 27 April 2014

PEMBUATAN DAN CARA KERJA INSTALASI BIOGAS bagian 2

Manometer dan perangkap air dapat dibuat menggunakan bahan-bahan bekas yang ada disekitar kita seperti selang/pralon, botol plastik dan lain lain.
Cara pembuatan Manometer :
• Siapkan selang 3/8 inci sepanjang 2 m
• Buat lengkungan dengan ketinggian 50 Cm dan pasangkan pada papan yang sudah diberi skala
• Pasangkan selang tersebut pada saluran gas bio
• Isi selang tersebut dengan air sampai ketinggian
• Terbentuknya gas bio dapat dilihat dari naiknya air pada skala


2.3. Alat yang digunakan untuk memanfaatkan gas bio.
Instalasi yang telah dibuat kemudian dioperasionalkan dan menghasilkan gas bio, maka dibutuhkan alat untuk memanfaatkan gas bio yaitu lampu, kompor , disel dan penampung gas.

2.3.1. Lampu
Lampu merupakan alat yang digunakan untuk memandaatkan gas bio menjadi energi panas/api yang digunakan untuk memasak. Lampu biogas dapat dibeli di toko bangunan yang khusus menyediakan lampu tersebut, namun dapat dibuat sendiri dengan memodifikasi lampu petromak. Caranya adalah dengan melebarkan lubang spuyer dan mengganti alat ukur tekanan pada tangki lampu
dengan nosel. Nosel ini berfungsi sebagai saluran masuknya gas bio kedalam tangki lampu (Gb. 5)


2.3.2. Kompor
Kompor merupakan alat yang digunakan untuk memanfaatkan gas bio menjasdi energi panas yang digunakan untuk memasak. Kompor biogas dapat dibeli di toko yang khusus menyediakan atau dibuat sendiri atau dapat juga memodifikasi kompor LPG.


Kompor biogas dapat dibuat dengan cara yang sederhana yaitu dengan menyediakan pipa tembaga untuk saluran gas dan kaleng atau seng yang dilubangi sebagai saluran api, selengkapnya dapat dilihat pada gambar dibawah ini.

Modifikasi kompor gas LPG yang digunakan untuk kompor biogas dilakukan dengan menutup lubang udara disekitar pemantik dengan kertas. Hal ini dimaksudkan agar gas bio tidak banyak terbuang karena langsung menuju lubang pengeluaran gas. Disamping itu, penutupan lubang ini juga dimaksudkan untuk menyesuaikan sifat gas bio yang tekanannya lemah, berbeda dengan gas LPG yang mempunyai tekanan yang kuat.


2.3.3. Disel
Disel berfungsi merubah gas bio menjadi bahan bakar untuk menggerakkan mesin disel. Sampai ini sudah ada disel khusus yang dijual untuk biogas, namun terbatas hanya di beberapa kota saja, disel tersebut diimport dari Korea dan mungkin dari negara-negara lain. Kapasitasnya bervariasi dari 500, 1000, sampai 5000 watt.

Disel untuk biogas dapat juga dibuat dengan memodifikasi dari disel dengan bahan bakar bensin menjadi disel biogas. Caranya dengan merubah carburator dan spuyer nya serta klep pengatur masuknya gas. Dari hasil aplikasi disel baik yang diproduksi oleh pabrik (import) maupun hasil modifikasi sendiri (BPTP Jateng) masih belum sempurna, khususnya stabilitas disel, sehingga masih perlu penyempurnaan dengan menggunakan stabilisator.


2.3.4. Penampung gas
Berkembangnya biogas di lapangan mendorong keinginan masyarakat untuk dapat menampung gas bio sehingga dapat disimpan untuk dibawa ke tempat lain atau disimpan untuk dipergunakanan di waktu yang lain seperti pada gas LPG yang diperjualbelikan. Upaya kearah tersebut sudah banyak dilakukan baik oleh petani maupun para peneliti, namun hasilnya masih belum memuaskan. Yang paling sederhana adalah menggunakan ban dalam bekas dari truk, hasilnya mampu digunakan untuk memasak antra 15 – 20 menit (Gb 10). Contoh lain adalah menyimpan gas bio menggunakan plastik tipis yang ditaruh diatap rumah atau para-para secara horisontal, dengan cara ini dapat menambah waktu pemakaian gas bio 1 – 2 jam atau dapat lebih tergantung dari ukuran plastiknya. Cara ini juga dilakukan dengan posisi vertikal dan dibagian atasnya diberi beban. Pada saat kosong beban tersebut diambil dan dipasang lai pada saat gas bio akan digunakan, demikian seterusnya (Gb. 11).
Teknik penyimpanan gas bio lainnya sedang dikembangkan oleh Puslit Kakao Jember, yang menyimpan gas bio dalam tangki yang hampir sama LPG. Cara memasukkan gas kedalam tangki dengan bantuan pompa yang dimodifikasi dan gas bio sebelumnya ditampung dahulu menggunakan ban dalam. Hasil selengkapnya belum diperoleh, namun gambaran dari bentuk fisiknya dapat
dilihat pada Gb. 12.






0 komentar:

Posting Komentar